Game of Brands: Kuliah Tamu Administrasi Bisnis Hadirkan Wawasan Strategi Merek bersama Brand Manager Ultra Milk dan Teh Kotak

Jatinangor, 8 Oktober 2025. Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah tamu Manajemen Pemasaran dan Manajemen Merek bertajuk Game of Brands: Gesit dalam Bertarung dan Bertahan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 8 Oktober 2025, pukul 14.00 WIB.

Kuliah tamu ini menghadirkan Raditya Egytiandono, Brand Manager Ultra Milk dan Teh Kotak sekaligus alumni Administrasi Bisnis Unpad angkatan 2008, sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu oleh Prof. Dr. Arianis Chan, dosen Administrasi Bisnis Universitas Padjadjaran, sebagai moderator.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya strategi merek dalam menghadapi persaingan pasar yang terus berubah. Topik Game of Brands memberikan pemahaman tentang bagaimana sebuah merek perlu bergerak secara gesit, menjaga relevansi, serta membangun daya tahan agar tetap kuat di tengah kompetisi bisnis.

Kehadiran narasumber dari industri memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan peserta umum. Pengalaman langsung dari dunia profesional membantu peserta memahami bagaimana konsep manajemen pemasaran dan manajemen merek diterapkan dalam praktik bisnis, khususnya pada produk yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kuliah tamu ini juga menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan perspektif akademik dan praktik industri. Melalui diskusi bersama narasumber dan moderator, peserta diajak untuk melihat bahwa keberhasilan sebuah merek tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh kemampuan membaca pasar, menyusun strategi, dan mempertahankan kepercayaan konsumen.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Administrasi Bisnis FISIP Unpad terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan dekat dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai strategi merek serta mendorong pemahaman yang lebih kuat terhadap dinamika pemasaran modern.