Pangandaran 10 Oktober 2024, – Program Studi Administrasi Bisnis K. Pangandaran kembali mengadakan kegiatan “Studium Generale” yang merupakan agenda rutin tiap semester. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis dari para ahli dan praktisi di bidang administrasi bisnis, adapun tujuan lain yaitu memberikan wawasan bagaimana merintis sebuah bisnis dan mempertahankan bisnis dalam menghadapi perubahan.Tema yang dibawakan pada kali ini adalah “Exploring Entrepreneurial Journeys: Join The Trends”. Tema ini dipilih untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai perjalanan bisnis di industri yang berbeda dan berbagi pengalaman nyata yang dilalui oleh para pemilik atau pelaku usaha. Dengan tema yang relevan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja. Para mahasiswa juga akan diajak untuk memahami pentingnya kemampuan membaca pasar dan tren yang ada agar produk atau layanan yang ditawarkan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Pada kegiatan ini juga menjadi ajang Program Studi untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para mahasiswa yang meraih prestasi baik akademik maupun non akademik.
Acara ini mengundang 2 orang yang sudah ahli dalam bidang Entrepreneurship untuk memberikan pemaparan pada sesi Talkshow, yaitu bapak Artha Sanjaya M.BA. yang merupakan seorang praktisi dan juga seorang dosen dengan spesialisasi pada bidang Desain Produk. Fokus beliau adalah pada desain produk tas, dan telah meluncurkan usahanya dengan nama brand tusk.id. Selain itu ada Bapak Ilham Maulana A. Md yang merupakan Founder & CEO dari Toko Kopi Sejahtera dan Kokyo Coffee, serta sebagai Managing Director Bumi Kaula & Sagati Kopi.
Melalui pemaparan dan talkshow yang berlangsung, Bapak Artha Sanjaya berbagi pengalaman dan memberi masukan kepada generasi muda terutama mahasiswa agar jangan takut untuk memulai suatu bisnis. “Mulailah dari yang simpel dan modalnya ringan terlebih dulu, lakukan teknik ATM, Amati Tiru Modifikasi. Itu akan menjadi modal yang berharga untuk kalian untuk memulai bisnis.” tutur beliau.
Melalui talkshow ini, Pak Ilham mengajak anak-anak muda untuk lebih berani memulai bisnis. Menurutnya, kegagalan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar dalam dunia usaha. Ia menekankan pentingnya konsistensi sebagai kunci keberhasilan, yang terbukti dari bagaimana Toko Kopi Sejahtera dan Kokyo Coffee mampu bertahan hingga kini. Salah satu tantangan terbesar yang pernah beliau hadapi adalah pandemi Covid-19, di mana masyarakat dilarang berkerumun akibat kebijakan PSBB.
Di akhir pemaparannya, Pak Ilham memberikan pesan yang mendalam kepada peserta talkshow. Ia berharap para generasi muda, terutama mahasiswa, tidak takut untuk mencoba memulai usaha, meskipun kecil. Dengan kreativitas, keberanian, dan ketekunan, setiap tantangan yang ada dapat diubah menjadi peluang untuk meraih kesuksesan.
Di akhir sesi merupakan acara yang paling dinanti oleh mahasiswa, yakni pengumuman penghargaan atas prestasi yang diraih oleh para mahasiswa Administrasi Bisnis K. Pangandaran. Baik itu prestasi akademik maupun prestasi lainnya di luar akademik seperti kewirausahaan. Para mahasiswa yang berhasil meraih penghargaan tersebut mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh pihak prodi sebagai salah satu bentuk apresiasi dan sebagai motivasi bagi mahasiswa untuk terus semangat dalam melakukan pembelajaran dan terus berkarya.






